Apakah Tradeview Markets Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Ringkasan: Tradeview Markets adalah broker yang menawarkan akses ke banyak produk (forex, saham AS, futures, CFD, beberapa crypto) dan platform profesional (MT4/MT5, cTrader, akses CQG/sterling/lightspeed). Di satu sisi perusahaan mengklaim infrastruktur eksekusi yang kuat (“Innovative Liquidity Connector”, ECN/ILC), spread sangat ketat dan akun untuk trader profesional. Di sisi lain ada pola keluhan serius – klaim pemotongan dana sepihak, penundaan/penolakan penarikan, tekanan untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan, penghapusan data akun – yang muncul berulang kali di banyak platform ulasan independen. Ditambah lagi status regulasi dan struktur perusahaan agak beragam menurut sumber berbeda. Kesimpulan cepat untuk trader Indonesia: ada fasilitas profesional tapi risiko operasional/penegakan hukum nyata – jangan menempatkan modal besar sampai masalah withdrawal/lamanya penanganan sengketa terverifikasi. Untuk sebagian besar retail di Indonesia: sebaiknya hindari atau gunakan hanya untuk volume kecil dan tes menyeluruh.

Kelebihan dan Kekurangan Tradeview Markets

Kelebihan

  • Produk luas: Forex, indeks, komoditas, futures, akses ke saham AS (disebut >5.000 saham pada sebagian sumber).
  • Platform profesional: MT4/MT5, cTrader; juga integrasi untuk futures/market access (CQG, Sterling, Lightspeed).
  • Kondisi trading kompetitif pada akun ECN/ILC: spread sangat rendah (klaim 0.0-0.2 pips EUR/USD) dan struktur komisi untuk akun tertentu ($2.50 per lot per sisi).
  • Fitur untuk profesional: MAM/PAMM, API/FIX, multi-liquidity provider.

Kekurangan / Red flags

  • Rekam keluhan serius tentang penarikan: banyak laporan pengguna yang menyatakan dana “dipotong” atau ditahan, dan dipaksa menandatangani perjanjian pembebasan untuk mendapatkan sisa saldo.
  • Regulasi/struktur hukum yang tidak konsisten di laporan pihak ketiga: beberapa sumber menyebut regulasi CIMA, MFSA (Malta), Labuan; sumber lain memperingatkan tidak ada perlindungan konsumen setara regulator top-tier.
  • Transparansi deposit & withdrawal: halaman resmi klaim banyak metode, tetapi informasi biaya/pemrosesan tidak selalu jelas dan pengguna melaporkan penundaan atau pembatalan.
  • Dugaan praktik penegakan internal (penutupan akun, penghapusan histori) yang pernah dilaporkan sejumlah pengguna.
  • Minimum deposit tinggi untuk beberapa akun (mis. ILC $1.000) – tidak cocok untuk semua retail.

Regulasi dan Keamanan Dana

Apa yang broker klaim

  • Tradeview menampilkan keberadaan entitas di Cayman Islands (Tradeview Ltd.) dan menyebut regulasi oleh Cayman Islands Monetary Authority (CIMA) – ada klaim nomor lisensi (sering disebut #585163 di beberapa sumber).
  • Di samping itu di situs-situs aggregator muncul referensi entitas lain/registrasi di Malta (MFSA), Labuan Malaysia, Mauritius, dll – perusahaan tampak beroperasi melalui beberapa entitas regional.

Apa artinya untuk trader

  • CIMA adalah regulator yang dikenal, tetapi secara praktis berada pada level “offshore” – menawarkan pengawasan tetapi tidak setara dengan perlindungan konsumen yang diberikan regulator tier-1 seperti FCA (UK), ASIC (Australia), CySEC (EU) atau NFA/CFTC (AS).
  • Penting: CIMA dan beberapa regulator lain tidak menyediakan skema kompensasi investor (mis. FSCS Inggris). Jika broker insolven atau melakukan tindakan merugikan, pemulihan dana lebih sulit dibanding broker yang diawasi regulator top-tier.
  • Banyak badan pengawas Eropa pernah mengeluarkan peringatan publik bahwa Tradeview (atau entitas yang memakai nama Tradeview) tidak berwenang di wilayah mereka – ini menunjukkan isu pemetaan entitas/regulasi dan kemungkinan “jurisdictional arbitrage”.

Data pengaduan publik

  • Ada ratusan ulasan di Trustpilot, WikiFX, dan forum lainnya: pola yang berulang adalah potongan saldo besar tanpa penjelasan, penangguhan akun, koersi menandatangani perjanjian, dan komunikasi compliance yang lambat. Beberapa akun melaporkan angka besar (puluhan ribu hingga ratusan ribu USD).
  • Sumber investigasi independen (mis. CyberCriminal/WikiFX/Arincen/TrustFinance) menulis ulasan kritis yang menggabungkan testimoni pengguna, peringatan regulator, dan analisis struktur perusahaan – semuanya meningkatkan level risiko reputasi.

Penilaian singkat keamanan dana

  • Positif: klaim segregasi dana dan audit pada materi marketing.
  • Negatif: banyak laporan praktis tentang kesulitan penarikan dan dokumen perusahaan yang tidak mudah diverifikasi; regulator top-tier tidak universal.
  • Rekomendasi: anggap dana Anda tidak dilindungi seperti di broker berlisensi FCA/ASIC/CySEC. Hanya deposit jumlah kecil sampai Anda melakukan uji penarikan sukses berulang.

Tipe Akun dan Profil Trader yang Disasar

Tipe akun (konsolidasi dari dokumen resmi dan sumber-sumber terverifikasi)

  • ILC (Innovative Liquidity Connector): akun ECN, spread mulai 0.0 pips, komisi $2.50 per lot per sisi, min deposit ~$1.000, leverage up to 1:200.
  • XLev (XLeverage): akun ber-spread “competitive” tanpa komisi, min deposit $100, leverage up to 1:400.
  • cTrader account: spread mulai 0.0, komisi $2.50/lot, min deposit $100, leverage up to 1:400.
  • Akun saham/futures/sterling/lightspeed: ada opsi untuk trader saham aktif dengan biaya per-share (mis. $0.005 per share), dan biaya perangkat lunak untuk beberapa platforms (Sterling/Takion/DAS).
  • Demo accounts tersedia.

Profil yang disasar

  • Trader berpengalaman, high-volume, money managers (MAM/PAMM), dan trader institusional kecil: karena akses ke platform pro, koneksi liquidity dan model ECN.
  • Retail yang mencari spread rendah dan eksekusi cepat juga berpotensi cocok – dengan catatan risiko regulasi dan withdrawal.

Profil yang tidak cocok

  • Trader pemula tanpa pengalaman manajemen risiko, dan trader ritel yang mengandalkan keamanan dana tinggi (lebih cocok ke broker berregulator tier-1).
  • Orang dengan dana besar yang tidak bisa mentolerir potensi masalah hukum/penarikan.

Biaya Trading: Spread, Komisi, dan “Charge Tersembunyi”

Ringkasan struktur biaya (dari sumber resmi dan tabel fees)

  • ILC: spread sangat rendah (klaim 0.0-0.2 pips EUR/USD), komisi sekitar $2.50 per lot per sisi (sekitar $5 round-turn per 100k).
  • XLev: tidak ada komisi, biaya didalam spread (lebih cocok retail).
  • cTrader: komisi sekitar $2.50 per lot per sisi.
  • Biaya saham: $0.005 per share di banyak platform; MT5 stocks menunjukkan $0.01/share pada beberapa tabel.
  • Non-trading fees di klaim resmi: deposit/withdraw tanpa fee dari broker (tetapi bank/intermediary mungkin kenakan biaya); beberapa sumber menyebut tidak ada inactivity fee, sementara sumber lain kurang jelas.

Red flags biaya yang perlu diperiksa

  • Perbedaan antara klaim website resmi dan pengalaman pengguna: beberapa trader melaporkan pemotongan dana “rekonsiliasi” atau “negative balance clearing” – jenis pemotongan ini perlu dijelaskan secara tertulis dan dihitung.
  • Biaya pengembalian dana / pembatalan withdrawal: pengguna melaporkan proses penarikan yang ditunda atau dibatalkan tanpa transparansi.
  • Komisi tersembunyi atau biaya administrative pada akun swap-free/Islamic (cek syarat).

Saran praktis untuk trader Indonesia

  • Sebelum deposit besar: minta tabel biaya tertulis (per instrumen), simulasi komisi+spread, dan lakukan deposit kecil untuk tes withdrawal ke rekening bank lokal/Binance/destination lain yang Anda pakai.
  • Simulasikan biaya total (spread + komisi + biaya penarikan bank).

Deposit dan Penarikan: Kemudahan vs Risiko

Klaim resmi

  • Tradeview mengklaim banyak metode deposit/withdrawal termasuk wire, kartu, e-wallet, dan crypto. Mereka juga menyebut akun ter-segregasi, regular audits.

Bukti pengalaman pengguna (masalah nyata)

  • Banyak kasus konflik: klaim penghapusan data akun, akun ditutup, dan sejumlah besar dana yang “diklaim” untuk menutup negative balances. Ada laporan korban yang dipaksa menandatangani surat pelepasan untuk menerima sisa dana.
  • Cara komunikasi: beberapa pengguna menyebut penggunaan WhatsApp dan saluran informal untuk transaksi – ini menambah risiko jejak audit.
  • Waktu proses: klaim resmi menyebut 12-24 jam untuk konfirmasi withdrawal; namun laporan pengguna menyebut penundaan berminggu-minggu atau tidak ada respons.

Checklist verifikasi withdrawal (harus dilakukan sebelum deposit besar)

  1. Pastikan Anda bisa menarik sejumlah kecil (mis. $50-$100) dan terima ke rekening tujuan Anda dalam waktu wajar.
  2. Simpan semua bukti transfer, screenshot, dan komunikasi email/WA.
  3. Cek apakah ada syarat dokumentasi tambahan untuk “akun bermasalah” atau penarikan.
  4. Jika diminta menandatangani perjanjian sebelum menerima dana, konsultasikan kepada pengacara – jangan menandatangani apa pun di bawah tekanan.

Platform Trading dan Pengalaman Pengguna

Platform tersedia

  • MetaTrader 4 (MT4), MetaTrader 5 (MT5), cTrader – desktop, mobile, web.
  • Akses ke platform profesional lain (Sterling, Lightspeed, DAS, CQG) untuk trader saham/futures.
  • Fitur: FIX/API, MAM, cTrader Copy, TradeGATEHub, Multi-liquidity connector.

Kualitas eksekusi

  • Tradeview mempromosikan execution cepat dan konektivitas ke >50 liquidity providers (ILC). Sejumlah pengguna profesional melaporkan execution yang baik dan latency rendah.
  • Namun ada juga laporan slippage besar / suspicious price moves saat volatilitas – ini sering menjadi titik sengketa antara broker dan beberapa trader.

Kenyamanan & dukungan

  • Customer support 24/5 klaim resmi; tanggapan di Trustpilot sering kali cepat, tetapi ketika terjadi sengketa finansial beberapa pengguna mengaku support menjadi tidak responsif atau mengarahkan ke email compliance yang lama tanggapannya.

Praktik teknis yang perlu dicek

  • Verifikasi server dan lokasi (apakah server di London/New York?).
  • Minta laporan execution (tick-by-tick) untuk trade yang bermasalah.
  • Jika Anda melakukan algo/HFT/arbitrage, minta konfirmasi tertulis apakah strategi Anda diizinkan – beberapa broker melarang arbitrage/HFT.

Untuk Siapa Tradeview Markets Cocok (dan Tidak Cocok)?

Cocok untuk:

  • Trader profesional yang membutuhkan akses ke platform institusional, komisibat kompetitif, dan koneksi ECN.
  • Mereka yang ingin trading saham AS via MT5 dengan akses ke banyak shares/options.
  • Money managers yang butuh MAM/PAMM dan FIX/API.

Tidak cocok untuk:

  • Pemula yang butuh jaring pengaman regulator (FCA/ASIC/CySEC) dan kompensasi investor.
  • Trader ritel yang tidak bisa menerima risiko likuiditas atau masalah penarikan.
  • Siapa pun yang tidak mau menghabiskan waktu melakukan due diligence tambahan.

Putusan Akhir: Apakah Tradeview Markets Layak Dipercaya?

Tradeview Markets bukan broker “otomatis scam”, tetapi ia berada di wilayah abu-abu risiko-operasional: ada fasilitas trading kelas profesional dan kondisi komersial menarik, namun ada pula pola aduan konsisten yang menunjukkan masalah nyata pada sisi manajemen akun dan penanganan penarikan. Regulasinya kompleks (entitas offshore + beberapa klaim registrasi regional) sehingga proteksi hukum bagi klien lemah dibanding broker tier-1.

Rekomendasi untuk trader Indonesia

  • Jika Anda masih ingin mencoba: batasi deposit awal sangat kecil (sampai proses deposit+withdrawal teruji), dokumentasikan semua komunikasi, dan hindari memberi akses pihak ketiga tanpa bukti legal.
  • Jika Anda mencari broker utama untuk modal signifikan: pilih broker dengan regulasi tier-1 (FCA, ASIC, CySEC) dan track record penanganan withdrawal clean. Contoh broker yang sering muncul sebagai alternatif lebih aman: IC Markets, FP Markets, Exness, Pepperstone, XM – semuanya memiliki reputasi, jumlah user besar, dan pengawasan regulator yang lebih kuat.
  • Bila Anda sudah mengalami masalah penarikan di Tradeview: 1) Kumpulkan bukti; 2) Laporkan ke regulator yang membawahi entitas terkait (cek dokumen registrasi entitas regional Tradeview yang Anda pakai); 3) Konsultasikan penasihat hukum jika jumlah signifikan.

Jika harus memutuskan secara tegas: untuk trader ritel Indonesia yang tidak ingin risiko administrasi hukum internasional dan kemungkinan kehilangan akses ke dana, saran redaksi: hindari menempatkan dana besar di Tradeview sampai ada bukti konsisten bahwa pengaduan withdrawal teratasi dan regulator top-tier mengonfirmasi praktik yang aman.

Referensi

Daftar sumber online berikut digunakan untuk menyusun laporan ini: ringkasan data dari TrustFinance/Trustpilot/WikiFX/CyberCriminal/Arincen/Forex-Ratings/Tradeview resmi (tvmarkets.com) serta testimoni pengguna dan dokumen publik regulator. URL sumber akan ditambahkan otomatis pada versi publikasi.

Referensi

Sumber online yang dirujuk dalam ulasan ini:

Previous Article

Apakah “NBF” Aman atau Scam? Ulasan Independen untuk Trader Indonesia

Next Article

Apakah ITI Capital Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *