Apakah Ventorus Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Ringkasan singkat: Ventorus – merek dagang yang dikelola oleh Apex mkt Ltd (reg. no. 2023-00162), mengklaim berlisensi oleh Mwali International Services Authority (M.I.S.A.) dengan nomor lisensi T2023290. Mereka menawarkan platform proprietary (WebTrader), leverage tinggi (sampai 1:400), deposit minimum US$250 dan akses ke ratusan CFD. Namun data publik dan ratusan ulasan pengguna menunjukkan pola masalah serius: keluhan penarikan, tekanan pemasaran untuk “top up”, laporan akun yang dilikuidasi secara misterius, serta beberapa platform dan portal pemeringkat yang memberi peringatan atau skor rendah. Untuk trader Indonesia: ada cukup banyak tanda bahaya untuk bersikap sangat berhati-hati; bagi sebagian besar ritel kami merekomendasikan untuk menjauhi atau, paling tidak, tidak menyimpan dana besar di sana.

Ringkasan Singkat: Jawaban Cepat tentang Ventorus

  • Regulasi formal: Ada – Mwali International Services Authority (MISA), lisensi T2023290. Itu bukan regulator "tier-1" seperti FCA/ASIC/CySEC.
  • Perusahaan pengelola: Apex mkt Ltd (Reg. 2023-00162); alamat terdaftar di Saint Lucia (Ground Floor, The Sotheby Building, Rodney Village, Rodney Bay, Gros-Islet, Saint Lucia). Payment agent yang disebut: Valsia Services Ltd (Cyprus, HE448660).
  • Platform: Proprietary WebTrader (tidak ada MT4/MT5).
  • Kondisi akun: Minimum deposit US$250; leverage sampai 1:400; beragam akun (Classic, Silver, Gold, Platinum, VIP).
  • Biaya & kebijakan bermasalah: Spread diklaim sangat rendah tetapi detail biaya tidak konsisten di sumber; swap dan biaya inaktivitas sangat tinggi (€100-€1.000 per bulan, reactivation €2.000), biaya penarikan 3.5% atau US$30 setelah syarat tertentu. Penarikan dilaporkan memakan waktu 8-10 hari kerja.
  • Ulasan pengguna: campuran; ada banyak pujian terkait eksekusi dan UI, tetapi juga beberapa laporan serius tentang kehilangan dana, tekanan untuk deposit tambahan, dan penolakan penarikan. Beberapa portal memunculkan peringatan/flag (mis. BrokersView, laporan peringatan dari beberapa otoritas nasional).
    Kesimpulan singkat: Bukan scam yang jelas tertutup menurut dokumen yang tersedia – tetapi ada banyak sinyal risiko nyata. Untuk trader ritel di Indonesia: bukan pilihan yang direkomendasikan.

Kelebihan dan Kekurangan Ventorus

Kelebihan

  • Akses ke banyak instrumen CFD (dilaporkan 160-300 instrument, termasuk forex, kripto, saham, indeks, komoditas).
  • Minimum deposit relatif rendah di level US$250 (memungkinkan masuk cepat).
  • Leverage tinggi hingga 1:400 (menarik untuk trader agresif).
  • Platform web/mobil proprietary dengan fitur analitik terintegrasi (klaim 20+ tools).

Kekurangan (kritis untuk keputusan deposit)

  • Regulasi lemah dibanding regulator tier-1; perlindungan klien terbatas.
  • Banyak keluhan nyata soal penarikan dana, praktek sales yang menekan (force upsell), dan dugaan manipulasi eksekusi atau setting akun oleh manajer.
  • Biaya inaktivitas dan reaktivasi yang sangat besar-dapat “memakan” saldo kalau akun tidak aktif.
  • Tidak mendukung MT4/MT5 atau trading algoritmik (batasan bagi trader profesional).
  • Ketidakjelasan segregasi dana, asuransi, atau skema kompensasi jika broker pailit.
  • Waktu penarikan panjang dan biaya tinggi (3.5% atau US$30; syarat pertama gratis hanya jika akun fully-verified dan pernah melakukan trading).

Intinya: fitur-fitur pemasaran ada, tetapi ada masalah operasional dan tata kelola yang nyata.

Regulasi dan Keamanan Dana

Apa yang Ventorus klaim:

  • Dikelola oleh Apex mkt Ltd, terdaftar 2023-00162.
  • Mengaku berlisensi oleh Mwali International Services Authority (M.I.S.A.), nomor lisensi T2023290.
  • Menyebut Valsia Services Ltd (Cyprus, HE448660) sebagai payment agent.

Analisis risiko regulasi:

  1. MISA (Mwali / Comoros) adalah regulator yang ada secara hukum, tetapi regulator ini tidak memberikan tingkat pengawasan dan perlindungan investor yang sama seperti FCA/ASIC/CySEC. Banyak broker baru memilih yurisdiksi sejenis karena persyaratan modal dan kepatuhan yang lebih ringan.
  2. Tidak ada bukti kuat tentang pemisahan (segregation) dana klien di bank besar atau adanya program kompensasi klien. Situs resmi Ventorus menyebut enkripsi data 128-bit dan klaim negative balance protection, tetapi klaim teknis tidak sama dengan bukti audit atau laporan keuangan pihak ketiga.
  3. Ada laporan eksternal (BrokersView menyebut peringatan/unregistered oleh regulator tertentu; ada pula catatan bahwa Japan FSA pernah red-flag) – ini menambah daftar peringatan independen.

Rekomendasi: Regulasi MISA bukan jaminan keamanan dana. Tanpa bukti client money segregation dan audit pihak ketiga, perlindungan hukum terhadap kasus penipuan/pencurian dana sangat terbatas.

Tipe Akun dan Profil Trader yang Disasar

Tipe akun: Ventorus menawarkan beberapa nama akun (Classic, Silver, Gold, Platinum, VIP) – semua disebutkan dengan deposit minimum US$250. Perbedaan terutama pada spread/leverage yang diklaim.

Siapa yang disasar:

  • Trader ritel yang mencari leverage tinggi dan akses cepat ke CFD beragam.
  • Trader yang tidak memerlukan MT4/MT5 dan nyaman dengan platform proprietary.
  • Bukan ideal untuk pemula yang butuh banyak materi edukasi (kebijakan edukasi tampak terbatas di situs) atau trader yang butuh kepastian hukum/regulator kuat.

Peringatan: Akun-akun yang menawarkan leverage tinggi dan “manajer akun” agresif cocok untuk memancing trader mendeposit besar – sebuah pola yang muncul di banyak laporan keluhan.

Biaya Trading: Spread, Komisi, dan Charge Tersembunyi

Yang bisa diverifikasi:

  • Spread diklaim mulai dari sangat rendah (disebut antara 0.03 pips sampai 0.9 pips tergantung sumber). Klaim ini harus diuji di akun live-pemasaran sering menunjukkan angka terbaik yang jarang dialami pengguna rata-rata.
  • Swap overnight: dokumen resmi Ventorus memuat tabel swap yang rinci – beberapa swap tampak besar (mis. pair tertentu dan CFD saham/komoditas punya swap besar). Perhatikan swap kripto dan beberapa indeks yang sangat tinggi.
  • Biaya penarikan: syarat pertama bebas jika akun terverifikasi penuh dan pernah trading; setelah itu biaya 3.5% untuk kartu/e-wallet atau US$30 untuk wire. Waktu proses 8-10 hari kerja.
  • Biaya inaktivitas: sangat agresif – mulai €100 per bulan setelah 1 bulan inaktif, naik sampai €1.000 untuk 12 bulan, dan ada reactivation fee €2.000. Ini adalah red flag besar (cara memeras saldo akun tidak aktif).
  • Monthly maintenance fee $10 juga diberlakukan.

Catatan investigatif: Biaya inaktivitas yang tinggi dan reactivation fee di level ribuan euro bukan praktik standar di broker teregulasi tier-1. Ini harus dipertimbangkan sebagai potensi alat retensi/penagihan yang berbahaya.

Deposit dan Penarikan: Kemudahan vs Risiko

Klaim Ventorus:

  • Deposit via Card, Wire, APMs. Minimum deposit US$250.
  • Withdraw: minimum US$10 (kartu) atau US$100 (wire). Withdraw processing 8-10 business days.

Masalah yang dilaporkan pengguna:

  • Keluhan penarikan yang tertunda atau ditolak tanpa penjelasan memuaskan.
  • Skema sales yang meminta deposit tambahan untuk “menyelamatkan posisi” – ada klaim manajer mengambil kontrol trading dan memaksa penambahan dana.
  • Pengalaman beberapa user melaporkan akun dilikuidasi secara tiba-tiba dan tidak bisa menarik sisa saldo.
  • Biaya penarikan yang cukup besar jika kondisi tidak dipenuhi (3.5% atau US$30).

Praktik terbaik jika masih punya dana di Ventorus:

  1. Jangan menutup komunikasi; dokumentasikan semua email, chat, panggilan.
  2. Ajukan withdrawal resmi tertulis; simpan timestamp dan nomor referensi.
  3. Jika deposit via kartu, pertimbangkan chargeback melalui bank/penerbit kartu jika penarikan diblokir tanpa alasan sah.
  4. Jika transfer via bank, simpan bukti transfer dan minta bank bantu trace/stop payment jika memungkinkan.
  5. Pertimbangkan melaporkan ke kepolisian setempat / unit siber bila ada indikasi penipuan.

Platform Trading dan Pengalaman Pengguna

Platform:

  • Ventorus hanya menawarkan platform proprietary WebTrader (web + mobile). Tidak ada MT4/MT5 atau dukungan API.
  • Fitur: klaim 20+ alat analisis, charting, stop-loss/take-profit, beberapa mode eksekusi.

Ulasan pengguna (kontras):

  • Sebagian pengguna puji UI bersih, eksekusi cepat, dan tidak ada slippage besar.
  • Namun ada ulasan serius yang menyatakan: simulasi pasar tidak akurat (tampilan pasar “palsu”); manajer akun mengambil alih trading; order stop-loss tidak diterapkan; dan laporan profit dihilangkan saat penarikan diminta. Ini adalah klaim berat yang harus diperiksa lebih jauh, namun keberadaannya di beberapa platform review memperbesar risiko kepercayaan.

Analisis teknis: Proprietary platform bisa baik jika ada audit teknologi, feed harga independen, dan bukti order-matching. Ventorus tidak mempublikasikan audit pihak ketiga atas keandalan platformnya-ini meninggalkan blind spot teknis.

Untuk Siapa Ventorus Cocok (dan Tidak Cocok)?

Cocok jika:

  • Anda trader berpengalaman yang memahami risiko leverage tinggi dan mau menaruh sedikit modal uji (tidak lebih dari jumlah yang siap hilang).
  • Anda nyaman bekerja tanpa MT4/MT5 dan tidak butuh automasi.
  • Anda bersedia menerima risiko regulasi di yurisdiksi MISA.

Tidak cocok jika:

  • Anda pemula yang butuh dukungan edukasi, perlindungan regulator kuat, dan kepastian penarikan dana.
  • Anda berencana menyimpan dana besar (> beberapa ribu USD) tanpa jaminan segregasi dana.
  • Anda tidak mau/hanya sedikit toleran terhadap resiko operasional (penundaan penarikan, biaya inaktivitas besar, tekanan sales).

Praktik aman: Jika ingin “mencoba”, gunakan demo dan setoran sangat kecil, dan uji penarikan cepat (withdrawal kecil) sebelum menaikkan eksposur.

Putusan Akhir: Apakah Ventorus Layak Dipercaya?

Ventorus memiliki beberapa fitur yang menarik di atas kertas: leverage tinggi, banyak instrumen, platform terintegrasi. Namun, ketika menggabungkan bukti dari dokumentasi publik dengan ekosistem review pengguna, beberapa elemen membuatnya sulit untuk merekomendasikan broker ini kepada trader ritel Indonesia:

  • Regulasi MISA menyediakan dasar hukum tetapi bukan perlindungan investor yang kuat.
  • Banyak laporan pengguna yang konsisten tentang masalah penarikan, tekanan pemasaran untuk deposit tambahan, dan dugaan manipulasi manajer akun.
  • Kebijakan biaya inaktivitas dan reactivation fee yang ekstrem adalah tanda bahaya kuat.
  • Tidak adanya audit pihak ketiga atau bukti segregasi dana membuat deposit besar menjadi sangat berisiko.

Verdik: Untuk mayoritas trader retail Indonesia – tidak layak dipercaya untuk menyimpan atau menempatkan modal signifikan. Jika Anda tetap ingin menggunakan Ventorus, batasi eksposur ke dana uji kecil, lakukan uji penarikan kecil terlebih dahulu, dan simpan semua bukti komunikasi. Lebih baik mencari broker yang teregulasi oleh otoritas tier-1 (FCA, ASIC, CySEC, MAS) yang menyediakan perlindungan dan transparansi lebih kuat.

Jika Anda sudah menjadi korban atau mengalami masalah penarikan:

  • Kumpulkan bukti (screenshot, email, instruksi trading, bukti transfer).
  • Ajukan withdrawal tertulis dan minta nomor referensi.
  • Hubungi penerbit kartu untuk chargeback jika deposit via kartu.
  • Laporkan ke kepolisian dan layanan konsumen lokal serta cari nasihat hukum.
  • Laporkan ke regulator MISA dan, jika relevan, ke payment agent (Valsia Services Ltd di Cyprus) – meski efektivitasnya terbatas.

Terakhir: jangan percaya tawaran “profit pasti” atau tekanan untuk deposit tambahan melalui panggilan/Zoom – itu pola klasik banyak scam broker.

Referensi

Daftar di bawah adalah ringkasan sumber online yang digunakan untuk menyusun ulasan ini: dokumentasi dan halaman resmi Ventorus (syarat & ketentuan, General Fees, halaman akun), profil perusahaan Apex mkt Ltd, halaman regulator MISA, laporan review pengguna di Trustpilot/BrokersView/TopBrokers/ForexWiki dan tabel swap/fee yang dipublikasikan oleh Ventorus. (URL lengkap akan ditambahkan otomatis di daftar referensi.)

Referensi

Sumber online yang dirujuk dalam ulasan ini:

Previous Article

Apakah IFA Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Next Article

Apakah Goodwill Gold Aman atau Scam? Laporan Keamanan Menyeluruh

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *