Apakah ASTRUM Aman atau Scam? Laporan Keamanan Menyeluruh

Catatan pendahuluan singkat: laporan ini mengumpulkan dan mengevaluasi bukti publik yang tersedia dalam sumber-sumber yang Anda berikan (website perusahaan, kebijakan privasi, profil ulasan, laporan pihak ketiga, dan dokumen litigasi/arbitrase). Nama “ASTRUM” muncul pada beberapa entitas berbeda (konsulting/regulatory, investment collective, tech, dan bahkan grup game/portal) yang memiliki brand sama atau mirip – hal ini mempersulit penilaian karena merek yang sama dipakai oleh organisasi berbeda di yurisdiksi berbeda. Di bawah ini saya akan membedakan temuan berdasarkan bukti yang ada dan mengevaluasi risiko bagi trader ritel yang mempertimbangkan untuk menaruh dana ke entitas yang memakai nama ASTRUM.

Ringkasan Cepat: Seberapa Aman ASTRUM?

Berdasarkan dokumen dan jejak publik yang tersedia, profil “ASTRUM” sebagai broker/penyedia layanan trading menunjukkan beberapa sinyal profesional (website berisi layanan, klaim pengalaman, kebijakan privasi, nomor kontak internasional) tetapi tidak ada bukti pasti tentang pengawasan oleh regulator keuangan “top-tier” (FCA, SEC, ASIC, BaFin, FINMA, dsb.) terkait dengan aktivitas broker forex/CFD. Selain itu ada kasus-kasus hukum/arbitrase (dokumen publik) dan profil review yang menunjukkan klaim hasil tinggi/penarikan mudah – pola yang sering hadir pada entitas berisiko.

Kesimpulan praktis: ASTRUM, berdasarkan data saat ini, masuk kategori “berisiko sedang-tinggi”. Jika tujuan Anda adalah trading forex/CFD dan menyimpan dana di platform yang memakai nama ASTRUM, saya menyarankan TIDAK menaruh dana material sampai ada bukti jelas dan independen tentang lisensi broker, akun klien terpisah di bank Tier-1, dan rekam jejak penarikan. Untuk investor profesional yang melakukan due-diligence mendalam dan bersedia menerima risiko hukum/operasional tinggi, mungkin ada skenario berbeda – tetapi bagi ritel, sikap “hindari sampai terbukti” lebih tepat.


Landscape Regulasi: Top-Tier, Mid-Tier, atau Offshore?

Apa yang bisa dibuktikan dari data:

  • Di beberapa materi marketing ASTRUM (website jasa konsulting yang ditemukan dalam bahan), ada klaim seperti “Licensed in the US, UK, and EU” dan “Trusted with $166M in client assets”. Klaim itu tidak didukung dengan nomor lisensi regulator atau link ke register regulator. (Sumber: salinan website konsulting ASTRUM yang Anda lampirkan.)
  • Terdapat kebijakan privasi ASTRUM LLC yang diketik dalam bahasa Inggris/Rusia dan menyebut kepatuhan terhadap undang-undang Rusia (Federal Law No. 152-FZ) – ini mengindikasikan keberadaan entitas di Rusia yang mengelola data pribadi (Sumber: “POLICY OF ASTRUM LLC IN THE FIELD OF PERSONAL DATA PROCESSING AND SECURITY”).
  • Tidak ditemukan bukti terverifikasi (dari data yang diberikan) bahwa entitas yang menerima deposit klien untuk trading memiliki nomor registrasi pada regulator keuangan kelas-atas (FCA/SEC/ASIC/BaFin/FINMA). Di sisi lain, ada peringatan pihak ketiga untuk nama mirip (BrokerChooser: artikel mengenai “Aurum Astrum Ag” yang tidak teregulasi oleh top-tier dan direkomendasikan dihindari) – hal ini menambah kekhawatiran reputasi/brand confusion.
  • Ada identitas publik lain yang memakai “Astrum” (Astrum IT, Astrum Tech, Astrum Online Entertainment, Astrum Investment Collective pada Trustpilot). Ini menunjukkan brand multipel di berbagai yurisdiksi – tidak otomatis ilegal, tetapi memperbesar risiko ambiguitas identitas legal dan pengawasan regulator.

Penilaian: tidak ada bukti pengawasan regulator top-tier yang kredibel untuk layanan broker/CFD dengan nama ASTRUM dari data ini. Level regulasi terdeteksi cenderung “tidak jelas / offshore / tidak terbukti”. Itu adalah red flag utama.


Perlindungan Dana dan Mekanisme Keamanan Operasional

Yang bisa dan tidak bisa dikonfirmasi dari data:

  1. Klaim situs konsulting ASTRUM (marketing) menyebut layanan untuk “founders, investors & Web3 ventures” dan pernyataan “Trusted with $166M in client assets”. Klaim-klaim marketing seperti ini perlu diverifikasi dengan:
    • nomor rekening klien yang disegregasi di bank Tier-1 (mis. Barclays, Citi) dan perjanjian escrow;
    • nama bank kustodian dan pernyataan independen tentang ring-fencing.
    • Tidak ada bukti semacam itu di materi yang Anda lampirkan.
  2. Kebijakan “perlindungan data” (ASTRUM LLC/Rusia) menyatakan kepatuhan terhadap peraturan Rusia dan langkah-langkah internal. Itu relevan untuk keamanan data KYC/AML, bukan jaminan perlindungan dana klien.
  3. Tidak ada salinan perjanjian klien, pernyataan segregasi rekening, bukti audit/attestation independen, atau polis asuransi untuk likuiditas/penipuan yang ditemukan di materi. Ini berarti tidak ada bukti publik bahwa dana klien “ring-fenced”.
  4. Ada contoh struktur investasi yang kompleks (dari dokumen arbitrase terkait “Astrum Fund”) di mana redeemable preferred interests, mezzanine loans, dan parallel vehicles digunakan – pola ini umum di private funds tetapi jika diaplikasikan pada “broker” ritel tanpa transparansi, meningkatkan risiko likuiditas dan konflik kepentingan.

Praktik aman yang TIDAK terbukti ada:

  • Segregated client accounts (separate bank accounts atas nama klien di bank independen) – tidak ditemukan bukti.
  • Proteksi saldo negatif otomatis, fasilitas lindung nilai (hedging) yang dikelola secara segregated – tidak ditemukan.
  • Audit keuangan independen yang menunjukkan saldo klien vs. dana perusahaan – tidak ditemukan.

Kesimpulan praktis: dari sudut perlindungan dana, tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa ASTRUM (dalam arti entitas yang menawarkan layanan trading) menerapkan standard-market controls. Tanpa bukti segregasi dana dan audit independen, trader menghadapi risiko kehilangan akses ke dana jika terjadi likuidasi, kebangkrutan, atau penarikan paksa.


Reputasi Publik dan Pola Komplain

Ringkasan bukti reputasi:

  • Trustpilot: ada beberapa profil berbeda yang memakai nama mirip – “Astrum Investment Collective” (rating 4.1 dengan beberapa ulasan memuji profit besar), “Astrum Tech” (berbagai review produk). Ulasan-ulasan pada Trustpilot termasuk klaim “profit besar”, “withdrawal safe” dan testimonial religius/emosional – pola yang sering muncul pada promosi investasi/penawaran yang tidak diaudit. (Sumber: potongan Trustpilot di data.)
    • Catatan: ulasan-ulasan ini tidak memverifikasi bahwa entitas tersebut adalah pialang teregulasi atau broker forex; pada umumnya review promosi besar-besar tanpa verifikasi cenderung bias atau dimanipulasi.
  • BrokerChooser / Expert sites: ada artikel yang memperingatkan terhadap nama mirip (“Aurum Astrum AG”), mengatakan “tidak teregulasi oleh top-tier regulator” dan merekomendasikan pilih broker yang teregulasi. Meskipun itu bukan entitas yang sama, kesamaan merk menambah kebingungan pihak publik dan berpotensi menyebabkan false trust. (Sumber: BrokerChooser)
  • Litigation / Arbitration: dokumen luas dari Jus Mundi mengenai “Maracci dan lainnya v. Astrum Fund and others” menampilkan sengketa serius antara investor dan manajemen fund, klaim pelanggaran kewajiban fiduciary, klaim sekuritas, dan perselisihan seputar struktur parallel investment vehicles, pembiayaan mezzanine, dan ketentuan partnership yang memberi kekuasaan besar kepada General Partner. Hal ini menunjukkan bahwa setidaknya ada entitas investasi dengan nama Astrum yang terlibat sengketa hukum tingkat tinggi – bukan bukti bahwa platform broker ritel adalah scam, namun merupakan tanda adanya masalah tata kelola dan konflik kepentingan pada salah satu entitas terkait nama tersebut.
  • Ulasan pengguna memuat klaim “withdrawal cepat” dan juga testimonial yang tidak diverifikasi tentang “keuntungan besar (1000% trusted)” – pola seperti itu sering muncul pada skema promosi/investasi berisiko tinggi.

Pola yang mengkhawatirkan:

  • Banyak testimoni “profit tinggi” yang tidak dapat diverifikasi.
  • Brand fragmentation (banyak “Astrum” berbeda) membuat sulit memverifikasi siapa yang bertanggung jawab atas layanan tertentu.
  • Adanya proses litigasi/arbitrase yang melibatkan “Astrum Fund” dan investor menunjukkan setidaknya ada contoh governance breakdown pada satu entitas yang memakai nama ini.

Reputasi keseluruhan: campuran – ada elemen promosi yang kuat dan klaim-klaim positif pada platform review, tetapi juga jejak litigasi serius dan peringatan pihak ketiga untuk nama mirip. Itu bukan atribut “trusted top-tier broker”.


Struktur Perusahaan dan Rekam Jejak

Dari dokumen ada bukti adanya beberapa entitas menggunakan merk “ASTRUM”:

  • “Astrum” consulting-EU-based consulting group (klaim “Licensed in the US, UK, and EU”, trusted 100 clients, “Trusted with $166M in client assets”) – tetapi tanpa nomor lisensi regulator yang terverifikasi pada sumber yang Anda berikan.
  • “ASTRUM LLC” – mempunyai Policy of Personal Data Processing and Security (draf berbahasa Inggris/Russian) – menunjukkan entitas yang mematuhi undang-undang Rusia (152-FZ). Ini menunjukkan aktiviti data processing yang formal, namun itu bukan bukti pengawasan keuangan.
  • “Astrum Investment Collective” – profil Trustpilot dan website (domain astrum-investment-collective.com) – menampilkan ulasan konsumen dan klaim keuntungan.
  • “Astrum Tech / Astrum IT” – perusahaan teknologi yang nyata dan memiliki jejak sejarah (didokumentasikan: didirikan 1992, produk VISIT, sertifikasi ISO, lokasi, dsb). Ini adalah entitas terpisah, nampak legitimate sebagai perusahaan IT; tidak identik dengan broker.
  • “Astrum Fund / Astrum I.M.” – dari dokumen arbitrase, menunjukkan struktur fund/LP (Delaware limited partnership), adanya general partner dengan broad discretion, parallel investment vehicles, mezzanine financing, buy-back options, dan sengketa investor. Dokumen arbitrase menyajikan bukti yang sangat detail tentang konflik, klaim penipuan/kepercayaan, pemakaian special purpose entities, dan interpretasi yang merugikan investor – ini adalah bukti operasional nyata dan litigasi terstruktur.

Interpretasi:

  • Ada sedikit kemungkinan brand “ASTRUM” dipakai oleh organisasi yang legitimate (IT firm, consulting firm, investment fund) dan secara bersamaan oleh entitas-entitas yang tidak transparan. Ini memunculkan risiko “brand hijacking” dan menimbulkan percampuran reputasi.
  • Untuk trader ritel yang mencari broker forex/CFD, tidak ada bukti bahwa entitas yang menerima deposit trading adalah perusahaan broker yang diawasi oleh regulator keuangan. Tanpa nomor lisensi/registrasi yang dapat diverifikasi, identifikasi entitas hukum yang akan memegang dana Anda sulit.

Red Flags yang Perlu Diwaspadai

Berikut daftar red flags (berat → sedang) yang muncul dari bukti:

  1. Tidak ada bukti lisensi broker top-tier yang jelas – klaim “licensed in US, UK, EU” tanpa nomor registrasi atau link ke register regulator (FCA/SEC/ASIC/CySEC) adalah tanda bahaya utama. (Berat)
  2. Brand fragmentation & name-space confusion – banyak entitas bernama “ASTRUM” di domain berbeda (consulting, tech, investment collective, game company), memperbesar risiko salah klaim legal identity dan penipuan “mimicry”. (Sedang-berat)
  3. Tidak ada bukti segregasi dana klien/ audit independen – ketiadaan pernyataan bank kustodian dan laporan audit independen tentang dana klien. (Berat)
  4. Ulasan promosi dari platform publik yang tampak tidak diverifikasi – testimonial tentang “1000% profit”, “safe withdrawal” yang sering muncul pada skema berisiko. (Sedang)
  5. Litigasi/arbitrase serius terkait “Astrum Fund” – dokumen arbitrase menyajikan konflik partner, pelepasan tanggung jawab General Partner yang sangat luas, tuduhan mislabelling financing as preferred equity, dsb. Menunjukkan risiko governance di entitas investasi yang memakai nama sama. (Sedang-berat)
  6. Penggunaan kanal komunikasi non-resmi untuk kontak (Telegram/WhatsApp, link langsung) di beberapa materi – bukan bukti fraud tapi menambah risiko social engineering dan tekanan pemasaran. (Sedang)
  7. Klaim aset yang tinggi tanpa bukti audit – klaim “Trusted with $166M in client assets” harus diverifikasi lewat laporan keuangan audited; ketiadaan verifikasi adalah red flag. (Sedang)

Faktor positif yang ditemukan (mitigasi, tetapi tidak meniadakan red flags):

  • Ada entitas ASTRUM yang tampak legitimate (ASTRUM IT, dengan history panjang, ISO certification) – ini menunjukkan brand ASTRUM bukan otomatis scam di semua konteks.
  • Company website & privacy policy menunjukkan setidaknya usaha formalitas perusahaan (namun fokusnya adalah perlindungan data bukan perlindungan dana).

Verdict Akhir: Untuk Siapa ASTRUM Cocok (dan Tidak Cocok)?

Ringkas dan praktis:

  • Untuk trader ritel yang mencari broker forex/CFD dengan perlindungan tinggi: JANGAN gunakan ASTRUM (atau perusahaan yang memakai nama ASTRUM) sampai Anda menerima bukti dokumenter independen berikut: (1) nomor lisensi regulator di negara tempat Anda berdomisili (FCA/ASIC/CySEC/SEC/FINMA/BaFin – periksa register resmi), (2) perjanjian tertulis yang menyatakan bahwa dana klien ditempatkan di “segregated client accounts” di bank Tier-1 dan nama banknya, (3) audit independen (faktor kunci: laporan AUP atau sertifikat saldo klien oleh auditor publik), (4) kebijakan penarikan yang diuji dengan bukti penarikan nyata yang tercatat, (5) pernyataan insurance/compensation scheme (jika ada).
  • Untuk investor profesional yang mempertimbangkan struktur investasi private (mis. fund/co-investment): karena ada catatan arbitrase dan struktur pembiayaan yang kompleks di entitas bernama “Astrum Fund”, lakukan due diligence hukum & forensik menyeluruh. Perhatikan klausul-klausul LP yang memberi kewenangan luas kepada General Partner dan potensi “related-party transactions”.
  • Untuk pengguna yang hanya ingin “menguji” platform: kalau tetap ingin mencoba, gunakan akun DEMO atau deposit TRIVIAL (mis. ≤ 50 USD) hanya setelah melakukan semua pengecekan di atas – dan pertimbangkan metode pembayaran yang mudah di-chargeback (kartu bank) bukan transfer kripto.

Praktik mitigasi segera (cek mandiri sebelum buka akun):

  1. Pastikan lisensi: minta nomer lisensi dan verifikasi di register lengkap regulator (link ke FCA register, ASIC, CySEC, NFA/ CFTC, dsb.).
  2. Tanyakan bukti segregasi dana: nama bank, rekening trustee, perjanjian escrow.
  3. Minta audit independen: AUP (procedures) atau terbitan auditor yang menyatakan saldo klien dan ring-fencing.
  4. Cek terms & conditions: withdrawal policy, negative balance protection, slippage policy, margin close-out level.
  5. Lakukan uji penarikan kecil: tarik jumlah kecil dan catat waktu serta bukti transfer.
  6. Hati-hati terhadap komunikasi di Telegram/WhatsApp/DM: jangan kirim dokumen atau dana atas permintaan tersendiri tanpa konfirmasi resmi.
  7. Hindari tawaran “profit guaranteed” atau “bonus besar” – itu umum pada penipuan.

Referensi

Daftar sumber yang digunakan adalah sumber online yang Anda berikan: halaman web ASTRUM (konsulting & layanan), PDF kebijakan privasi ASTRUM LLC, profil Trustpilot untuk “Astrum Investment Collective” dan “Astrum Tech”, artikel BrokerChooser tentang nama mirip (peringatan tidak teregulasi), dokumen arbitrase dipublikasikan oleh Jus Mundi (Maracci v. Astrum Fund), serta potongan lain (ASTRUM IT company history). Daftar URL/tautan akan ditambahkan otomatis di bagian referensi oleh sistem.

Catatan akhir: laporan ini menyimpulkan berdasarkan bukti yang tersedia – tidak ada investigasi forensik ke bank, tidak ada subpoena; rekomendasi konservatif dibuat untuk melindungi investor ritel. Jika Anda ingin, saya bisa: (a) menyusun surat due-diligence yang bisa dikirim ke ASTRUM untuk meminta dokumen (template permintaan lisensi, bank escrow, lap audit), atau (b) mengecek register regulator (FCA, ASIC, CySEC, SEC) untuk nama entitas yang Anda sebutkan jika Anda berikan nama entitas legal atau nomor registrasi.

Referensi

Sumber online yang dirujuk dalam laporan ini:

Previous Article

Apakah Fubon Securities Aman atau Scam? Laporan Keamanan Menyeluruh

Next Article

Apakah Daman Markets Aman atau Scam? Laporan Keamanan Menyeluruh

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *