Apakah Century Investment Futures Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Ringkasan singkat: Berdasarkan data publik yang kami teliti -termasuk catatan di WikiBit/WikiFX, survei rating industri, dan laporan konsumen yang tersebar- PT. Century Investment Futures menimbulkan beberapa tanda bahaya (red flags) yang signifikan untuk trader ritel. Perusahaan mengaku beroperasi sejak 2004 di Indonesia, namun verifikasi lisensi regulator lokal (BAPPEBTI) pada sumber yang kami cek tercatat "Unverified" dan skor industri independen sangat rendah (rating 2.18/10 menurut ringkasan WikiBit). Di dunia trading, ketidakjelasan regulasi + masalah penarikan + laporan eksekusi buruk = risiko tinggi. Rekomendasi singkat: jangan memindahkan modal besar ke broker ini sampai Anda memperoleh bukti dokumenter verifikasi lisensi, bukti pemisahan dana klien (segregated accounts) dan bukti mekanisme penarikan yang cepat. Jika sudah menjadi klien, ikuti langkah mitigasi yang kami tuliskan di bawah.


Kelebihan dan Kekurangan Century Investment Futures

Kelebihan (yang dapat dikemukakan broker / klaim publik)

  • Ada nama perusahaan yang beroperasi di Indonesia: PT. Century Investment Futures, alamat kantor tercantum (Jakarta dan Surabaya).
  • Situs dan kontak terlihat tersedia: email century.jakarta@centuryrealtime.com, telepon (021) 632 2829 (sesuai catatan publik).
  • Memasarkan produk forex, CFD, komoditas – yaitu layanan yang banyak dicari trader ritel lokal.

Kekurangan / masalah utama (berdasarkan bukti yang dapat diverifikasi)

  • Status regulasi lemah / tidak terverifikasi: sumber independen menyatakan lisensi BAPPEBTI “Unverified”.
  • Skor keamanan industri sangat rendah (2.18/10 menurut WikiBit/WikiFX snapshot yang kami teliti).
  • Transparansi buruk: tidak ada rincian publik jelas tentang spread, komisi, atau biaya lain (TBD pada sumber).
  • Tidak ada bukti publik tentang pemisahan (segregation) dana klien, proteksi saldo negatif, atau skema kompensasi investor.
  • Laporan pengguna menunjukkan masalah penarikan, penanganan keluhan yang buruk, dan isu eksekusi (slippage, order rejection, downtime).
  • Dokumen “licensed institution certified documents” tercantum tapi tidak mudah diverifikasi secara independen.

Regulasi dan Keaslian (Legitimacy)

Mengapa ini penting: regulasi adalah lapisan proteksi paling langsung buat trader ritel – penegakan aturan, audit keuangan, kewajiban memisahkan dana nasabah, dan mekanisme kompensasi bila broker pailit.

Temuan kami:

  • WikiBit / WikiFX mencantumkan PT. Century Investment Futures dan menyebutkan “BAPPEBTI Retail Forex License” tetapi menandai statusnya sebagai “Unverified” (tidak diverifikasi). Artinya: ada klaim lisensi, tetapi tidak ada bukti resmi yang disajikan atau dicocokkan dengan database regulator secara transparan pada snapshot waktu pemeriksaan.
  • Data lisensi yang dipublikasikan tidak menyertakan tanggal efektif atau nomor lisensi yang bisa dicari langsung di daftar publik BAPPEBTI (menurut ringkasan sumber).
  • Sumber agregator rating industri menempatkan broker ini pada skor keselamatan rendah (2.18). Skor ini merefleksikan kombinasi: kurangnya lisensi top-tier, faktor transparansi, dan riwayat keluhan konsumen.

Interpretasi:

  • “Berdomisili” di Indonesia tidak otomatis aman – tetapi jika broker benar-benar berlisensi BAPPEBTI, bukti itu harus bisa diverifikasi lewat daftar resmi BAPPEBTI dan dokumen lisensi yang dapat dikonfirmasi. Hingga bukti itu ada, kita harus melihat status regulasi sebagai belum tuntas/risiko tinggi.
  • Bandingkan: broker yang kredibel biasanya memajang salinan lisensi yang mudah diverifikasi (nomor lisensi, tanggal efektif, link ke database regulator).

Tipe Akun dan Profil Trader yang Disasar

Catatan dari sumber menyatakan Century menawarkan layanan forex, komoditas, indeks – tapi tidak ada rincian akun (spread, leverage, minimum deposit, komisi) yang jelas di dokumen yang kami punya. Ini tipikal broker dengan disclosure minim – yang menyulitkan trader menilai biaya riil.

Siapa yang mungkin tertarik:

  • Trader ritel pemula yang mencari akses produk pada broker lokal.
  • Day trader atau spekulan yang tergoda oleh klaim platform “robust” jika disandingkan dengan promosi.

Namun: karena transparansi biaya dan regulasi tidak jelas, profil trader yang “sesuai” hanyalah mereka yang bersedia menerima risiko tinggi – yaitu modal kecil, testing kecil (micro deposit) dan sanggup kehilangan deposit.


Biaya Trading: Spread, Komisi, dan Potensi Charge Tersembunyi

Data yang tersedia: tidak ada angka spread atau struktur komisi yang dipublikasikan secara jelas dalam dataset yang kami tinjau (kolom “TBD”). Itu sendiri adalah sinyal peringatan.

Praktik yang perlu diwaspadai:

  • Broker tanpa daftar publik spread/komisi sering menyesuaikan biaya di belakang layar (mark-up spread, biaya swap besar, atau biaya withdrawal tersembunyi).
  • Laporan konsumen menyebut “biaya tak jelas” dan “penundaan penarikan” – dua hal yang sering berujung pada biaya tidak transparan atau penghambatan akses dana.

Rekomendasi praktis:

  • Minta tabel biaya tertulis (spread rata-rata EUR/USD, komisi per lot, swap/rollover, biaya penarikan dan konversi).
  • Minta contoh laporan eksekusi (trade blotter) untuk tiga hari perdagangan nyata – periksa slippage dan requote.

Deposit dan Penarikan: Kemudahan vs Risiko

Masalah yang muncul dari ulasan pengguna dan agregator:

  • Keluhan berulang soal keterlambatan penarikan dana.
  • Respons customer service yang dianggap lambat atau tidak memuaskan.
  • Jika tidak ada bukti pemisahan dana klien (segregated client accounts), risiko kehilangan dana saat terjadi masalah perusahaan meningkat.

Tindakan verifikasi yang harus Anda lakukan sebelum deposit:

  1. Minta bukti rekening bank yang digunakan untuk menerima deposit – harus bernama entitas &/atau terikat ke nama perusahaan lisensi.
  2. Uji penarikan kecil (mis. deposit $50 – tarik $50) dan catat waktu proses end-to-end.
  3. Konfirmasi kebijakan KYC, anti-money laundering (AML) dan apakah ada biaya penarikan untuk metode lokal (transfer bank, e-wallet).

Jika sudah terlanjur mengalami masalah penarikan:

  • Dokumentasikan semua chat/email dan bukti transfer.
  • Ajukan komplain resmi tertulis ke broker (BPKB internal).
  • Jika tidak tuntas, laporkan ke BAPPEBTI (jika broker memang berlisensi) dan pertimbangkan chargeback melalui bank/penyedia kartu (jika deposit via kartu) atau melapor ke polisi cyber.

Platform Trading dan Pengalaman Pengguna

Sumber mengindikasikan broker mengklaim menyediakan platform “robust”, tetapi terdapat laporan pengguna mengenai:

  • Slippage tinggi, order rejection.
  • Downtime/ketidakstabilan platform.
  • Kualitas eksekusi yang tidak konsisten (mengindikasikan kemungkinan model B-book atau infrastruktur likuiditas lemah).

Yang harus diperiksa oleh calon klien:

  • Gunakan demo account tapi juga lakukan live test dengan deposit kecil.
  • Periksa apakah broker menggunakan MT4/MT5/cTrader atau platform proprietary. Platform pihak ketiga (MT4/5/ctrader) lebih mudah diverifikasi performanya; platform proprietary memerlukan uji lebih ketat.
  • Minta latency/throughput dan sumber likuiditas (LPs) – broker ECN yang layak biasanya transparan soal penyedia likuiditas.

Customer Experience dan Keluhan: Gambaran Nyata

Ringkasan dari laporan pengguna dan agregator:

  • Penarikan: keluhan paling sering (penundaan, rejection tanpa penjelasan memuaskan).
  • Support: respons dianggap lambat/tidak menyelesaikan masalah.
  • Transparansi: dokumen lisensi/dokumen audit tidak cukup terbuka.

Ini pola umum broker yang berisiko: masalah penarikan + dukungan buruk = potensi kerugian nyata bagi trader.


Risiko & Penilaian Akhir

Risiko kunci:

  • Risiko regulasi: Tinggi – klaim lisensi tidak terverifikasi.
  • Risiko dana: Tinggi – tidak ada bukti pemisahan dana/compensation scheme.
  • Risiko operasional: Sedang-Tinggi – laporan slippage dan downtime.
  • Risiko reputasi & layanan: Sedang – banyak keluhan penanganan.

Putusan: Berdasarkan data publik yang tersedia dan standar kehati-hatian seorang trader, Century Investment Futures saat ini tidak direkomendasikan untuk menempatkan modal signifikan. Ada cukup banyak tanda bahaya yang membuatnya menjadi pilihan berisiko dibandingkan broker yang jelas regulasinya (FCA, ASIC, NFA/CFTC, atau lisensi BAPPEBTI yang dapat diverifikasi).


Jika Anda Sudah Menjadi Nasabah: Langkah Mitigasi dan Pemulihan

  1. Dokumentasikan semua komunikasi, bukti deposit, perjanjian akun, dan screenshot transaksi.
  2. Lakukan penarikan uji (jumlah kecil) dan catat waktu proses.
  3. Hubungi bank/card provider untuk opsi chargeback jika deposit via kartu dan penarikan diblokir tanpa alasan yang sah.
  4. Laporkan ke BAPPEBTI (jika broker ternyata berlisensi) dengan bukti kasus.
  5. Pertimbangkan konsultasi hukum lokal – terutama jika jumlah signifikan terlibat.
  6. Waspadai “recovery scams” – pihak yang menawarkan “mengembalikan uang Anda dengan biaya” sering menarget korban sebelumnya.

Alternatif yang Lebih Aman (contoh broker teregulasi yang sering direkomendasikan)

(Daftar contoh berdasarkan sumber aggregator seperti BrokerChooser / Myfxbook yang muncul di data)

  • Interactive Brokers (multi-jurisdiksi, teregulasi top-tier)
  • eToro (teregulasi di beberapa yurisdiksi top)
  • OANDA, FXTM, IC Markets, Exness – broker dengan rekam jejak dan lisensi yang jelas di beberapa yurisdiksi

Catatan: pilih broker dengan lisensi regulator yang Anda percayai, cek riwayat pembayaran dan audit, serta baca kebijakan pemisahan dana dan proteksi nasabah.


Kesimpulan dan Rekomendasi untuk Trader Indonesia

  • Century Investment Futures: menimbulkan beberapa “red flags” substansial (status lisensi tidak terverifikasi, skor keamanan rendah, masalah penarikan dan eksekusi).
  • Rekomendasi praktis: jangan menyetor lebih dari jumlah uji (micro deposit) sampai broker menunjukkan bukti lisensi yang dapat diverifikasi dan bukti pemisahan dana klien. Jika Anda menghargai modal Anda, gunakan broker teregulasi top-tier atau minimal broker yang jelas lisensinya di negara Anda.
  • Jika Anda mempertimbangkan broker ini hanya untuk “lokal presence”, tekankan: presence lokal tidak menggantikan verifikasi regulasi dan praktik keamanan dana.

Jika Anda mau, tim kami dapat:

  • Membuat daftar cek verifikasi dokumen yang bisa Anda gunakan untuk meminta bukti ke broker (contoh: salinan lisensi BAPPEBTI yang ter-verifikasi, laporan audit tahun terakhir, rekening bank klien yang dipisahkan).
  • Meninjau balasan resmi broker kepada Anda jika Anda sudah mengajukan permintaan verifikasi.

Referensi
Paragraf singkat: Daftar sumber untuk ulasan ini disusun dari sumber online publik seperti profile dan analisis di WikiBit/WikiFX, laporan agregator BrokerChooser, ringkasan industri di Myfxbook, serta bukti keluhan dan dokumentasi yang tercantum di halaman broker. (URL sumber akan ditambahkan otomatis di bagian referensi apabila perlu.)

Catatan akhir: Ulasan ini bersifat investigatif dan berbasis data publik yang tersedia pada saat pengecekan. Situasi regulator dan status perusahaan dapat berubah – selalu lakukan verifikasi ulang sebelum mengambil keputusan finansial.

Referensi

Sumber online yang dirujuk dalam ulasan ini:

Previous Article

Apakah TMG Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Next Article

Apakah ProperFX Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *