Apakah FULLERTON Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Ringkasan Singkat: Jawaban Cepat tentang FULLERTON

Fullerton (Fullerton Markets / Fullerton Markets International Limited) adalah broker multi-aset yang menawarkan MT4/MT5, copy-trading, akun ECN/STP, leverage tinggi (hingga 1:500), dan berbagai metode deposit/withdrawal termasuk kripto. Di satu sisi perusahaan mempromosikan proteksi dana (rekening terpisah, insurance, trustee) dan layanan yang menarik untuk trader ritel. Di sisi lain terdapat inkonsistensi regulasi (perpindahan struktur perusahaan dari entitas New Zealand ke offshore seperti Saint Vincent & the Grenadines / BVI), laporan pengguna yang serius (penyitaan/freeze akun, “profit wipe”), serta peringatan dari platform pihak ketiga. Untuk trader Indonesia: Fullerton berisiko tinggi – jika Anda mempertimbangkan, batasi eksposur, lakukan uji tarik kecil, dan siapkan bukti komunikasi dan dokumentasi KYC. Rekomendasi praktis di bagian akhir.

Kelebihan dan Kekurangan FULLERTON

Kelebihan

  • Platform populer: MT4 & MT5, mendukung EAs, CopyPip (social/copy trading), MAM.
  • Pilihan instrumen luas: >100 pasangan forex, CFD (logam, indeks, minyak), saham, kripto.
  • Metode deposit/withdrawal fleksibel: kartu, bank wire, e-wallet, kripto.
  • Fitur akun ECN/raw spreads tersedia; opsi spread rendah (klaim mulai 0 pips raw, atau 0.1 pips PRO).
  • Minimum deposit masuk akal untuk ritel: sekitar USD 100.

Kekurangan / Risiko

  • Regulasi dan tata kelola: entitas dan yurisdiksi yang berpindah-pindah; banyak sumber menyatakan “unregulated” atau terdaftar di offshore (SVG/BVI) – level proteksi rendah.
  • Laporan konsisten terkait masalah berat: akun dibekukan, profit dihapus, penarikan bermasalah.
  • Kebijakan internal (bonus, non-deposited funds) bisa membatasi penarikan.
  • Leverage tinggi (1:500) meningkatkan risiko likuidasi besar bagi trader tidak berpengalaman.
  • Informasi publik dan klaim perusahaan kadang kontradiktif antara situs resmi dan sumber independen.

Regulasi dan Keamanan Dana

Inti masalah Fullerton adalah regulasi dan struktur korporasi yang berubah.

  • Sejarah regulasi: Fullerton pernah beroperasi via entitas di New Zealand (Fullerton Markets Ltd) dan tercatat di beberapa sumber sebagai memiliki hubungan dengan regulator NZ (FMA) pada periode tertentu. Namun perusahaan kemudian memindahkan bisnis ke entitas offshore (Fullerton Markets International Limited) yang terdaftar di Saint Vincent & the Grenadines (company no. 24426 IBC 2017) dan alamat lain tercatat di BVI. Perpindahan ini mengurangi tingkat pengawasan regulasi yang independen.
  • Status saat ini: banyak basis data (WikiFX, beberapa listing independen) menandai Fullerton sebagai “unregulated” atau memiliki “suspicious regulatory license”. Ada juga klaim Fullerton tetap memiliki layanan/entitas terdaftar di beberapa yurisdiksi – tetapi proteksi konsumen tidak konsisten.
  • Klaim proteksi dana: di bahan promosi/dokumen lama disebut dana klien disimpan terpisah (segregated accounts) dan ada trustee (mis. Kiwi Global) dengan insurance (disebut AIG). Catatan penting: proteksi ini berkaitan dengan struktur dan entitas tertentu; setelah entitas berpindah proteksi itu mungkin tidak berlaku untuk semua akun/jurisdiksi.
  • Pengawasan eksternal: Fullerton tercatat pernah bergabung dengan Financial Commission (FinCom) – sebuah lembaga EDR (dispute resolution) swasta, bukan regulator pemerintah. Bergabung dengan EDR adalah nilai tambah, namun bukan pengganti lisensi dari regulator top-tier (FCA, ASIC, CySEC).

Kesimpulan regulasi: bukti proteksi konkret lemah untuk trader ritel Indonesia. Rekening terpisah dan klaim insurance ada nilainya, tapi tidak setara dengan perlindungan hukum di bawah regulator besar. Itu membuat risiko default/penyalahgunaan dana lebih tinggi.

Tipe Akun dan Profil Trader yang Disasar

  • Akun: Fullerton menawarkan akun LIVE (Standard/PRO/Raw/ECN tergantung halaman), demo, opsi swap-free (Islamic), dan layanan copy/MAM.
  • Minimum deposit: umumnya USD 100; bank wire kadang mensyaratkan USD 200.
  • Leverage: hingga 1:500 untuk forex (beberapa sumber menyebut variasi tergantung instrumen – kripto/indeks lebih rendah).
  • Profil disasar: trader ritel aktif yang ingin leverage tinggi, scalper, pengguna EA dan copy-trading. Namun catatan: ada ketidakjelasan apakah semua strategi (scalping, hedge) selalu diperbolehkan – beberapa review resmi mengatakan scalping dibatasi di kondisi tertentu.

Rekomendasi: Fullerton cocok hanya untuk trader yang paham manajemen risiko, siap menghadapi risiko perusahaan offshore, dan ingin fitur trading seperti ECN/MT5. Bukan untuk pemula yang berharap perlindungan regulator kuat.

Biaya Trading: Spread, Komisi, dan Charge Tersembunyi

  • Model spread: tiga tipe yang dipromosikan – Variable, Raw, PRO.
    • Variable: spread dari LP Tier-1, tanpa komisi tambahan.
    • Raw: spread “0 pips” diiklankan, namun ada komisi flat sekitar USD 8-10 per lot.
    • PRO: spread rendah (klaim mulai 0.1 pips) tanpa komisi.
  • Swap/inactivity: swap berlaku; ada juga kebijakan swap-free untuk akun tertentu. Inactivity fee umum (mis. setelah 180 hari).
  • Biaya deposit/withdrawal: perusahaan menyatakan menanggung sebagian besar biaya pemrosesan untuk banyak metode, namun bank/peredaran intermediary bisa mengenakan biaya. Minimum withdrawal bervariasi (BTC min USD100; bank wire min USD200 menurut dokumen).
  • Klausul “non-deposited funds”: bonus/promo seringkali tidak dapat ditarik sampai persyaratan terpenuhi – baca syarat bonus untuk menghindar kejutan.

Catatan investigatif: perbedaan klaim antara materi pemasaran dan Laman FAQ/terms dapat menyembunyikan biaya atau pembatasan. Selalu uji deposit kecil dan klaim withdrawal pertama sebelum menaruh dana besar.

Deposit dan Penarikan: Kemudahan vs Risiko

Prosedur dan limitasi yang penting:

  • Minimal deposit: USD 100 (tergantung metode).
  • Penarikan: biasanya diproses “within 1 business day” oleh Fullerton, namun diterima di rekening penerima dalam 3-5 business days (bank wire bisa lebih lama). Untuk kartu, bisa ada batasan recall sampai 6 bulan (pengembalian deposit).
  • Aturan AML/KYC ketat: penarikan harus ke sumber yang sama seperti deposit (same-source rule). Credit card refunds hanya sampai jumlah yang didepositkan, profit dikembalikan via wire/digital wallet.
  • Klausul 30 hari: untuk deposit via kartu, Anda hanya bisa menarik deposit setelah 30 hari jika tidak ada aktivitas trading – mekanisme anti-churning.
  • Laporan pengguna: banyak testimoni desember 2025 – akun dibekukan, situs offline, penarikan tidak diproses, atau “profit wipe” (keuntungan dibatalkan). Ada juga testimoni berlawanan yang menyatakan penarikan cepat dan lancar. Pola: mayoritas masalah muncul saat ada verifikasi/compliance atau sengketa.

Intinya: sistem withdrawal tampak berfungsi dalam kasus normal, tetapi ada potensi untuk hold, random compliance check, atau penolakan bila broker mengklaim ada pelanggaran Terms.

Platform Trading dan Pengalaman Pengguna

  • Platform: MT4 & MT5 resmi – keduanya mendukung EA, indikator, DOM (MT5), dan fitur copy trading via CopyPip.
  • Akses mobile: tersedia app (Fullerton FM App) dan desktop via MetaTrader.
  • Eksekusi: klaim STP/ECN dengan liquidity Tier-1 di LD4 (London) – secara teori baik untuk slippage/spread. Namun beberapa trader melaporkan slippage tinggi/eksekusi buruk pada volatilitas.
  • Fitur tambahan: copy trading, MAM, VPS (tergantung promosi), dan material edukasi (blog, video).
  • Komunikasi & support: multi-channel (email, live chat, WhatsApp/Telegram). Respons dukungan yang baik sering disebutkan dalam review positif.

Namun: banyak inkonsistensi kebijakan antara entitas/akun, sehingga pengalaman pengguna dapat bervariasi.

Untuk Siapa FULLERTON Cocok (dan Tidak Cocok)?

Cocok untuk:

  • Trader yang paham risiko regulator offshore, mengerti leverage dan manajemen risiko.
  • Trader yang butuh MT5, akses ECN/raw spreads, dan kemampuan menjalankan EAs/copy-trading.
  • Mereka yang akan melakukan ujicoba dengan deposit kecil terlebih dahulu (satu atau beberapa kali withdrawal).

Tidak cocok untuk:

  • Pemula yang mengharapkan proteksi hukum kelas atas.
  • Trader yang membutuhkan akses cepat ke pengawasan regulator dan avenue penyelesaian sengketa yang kuat.
  • Mereka yang tidak bisa kehilangan akses dana atau butuh jaminan perlindungan deposit yang jelas.

Putusan Akhir: Apakah FULLERTON Layak Dipercaya?

Fullerton menawarkan infrastruktur trading yang menarik dan fitur yang kompetitif di permukaan. Namun dari perspektif investigatif editor: ada tiga red flag besar yang menempatkan broker ini dalam kategori berisiko untuk trader Indonesia:

  1. Regulasi dan struktur korporasi yang berubah-ubah (pindah dari entitas NZ ke offshore) mengurangi tingkat proteksi.
  2. Bukti konsisten dari platform independen dan review pengguna tentang kasus akun dibekukan, profit dihapus, dan penarikan yang dipersulit.
  3. Ketidakselarasan klaim proteksi dana (trustee/insurance) dengan keadaan saat ini – proteksi tersebut mungkin berlaku hanya untuk entitas tertentu dan tidak universal.

Rekomendasi tegas:

  • Jika Anda masih ingin mencoba Fullerton: gunakan akun demo dulu; lakukan deposit kecil (mis. USD 100), lakukan beberapa kali withdrawal kecil untuk verifikasi proses, simpan semua bukti komunikasi dan transaksi.
  • Jangan menempatkan dana yang Anda tidak siap kehilangan; batasi eksposur dan cabut profit secara rutin.
  • Untuk keamanan jangka panjang, prioritaskan broker yang diatur oleh regulator top-tier (FCA, ASIC, CySEC) – itu pilihan paling aman untuk trader Indonesia yang serius.

Referensi

Daftar berikut adalah sumber online yang digunakan untuk menyusun ulasan ini (link akan ditambahkan otomatis oleh sistem): dokumentasi resmi Fullerton (Deposit & Withdrawal Policy, Terms), ulasan dan profil broker dari DailyForex, Topbrokers, WikiFX, laporan pengguna/testimoni di platform review, serta knowledgebase Fullerton (FAQ / LiveAgent).

Referensi

Sumber online yang dirujuk dalam ulasan ini:

Previous Article

Apakah KCB Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Next Article

Apakah OtetMarkets Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *