Ringkasan Singkat: Jawaban Cepat tentang OFX
OFX bukan scam. Perusahaan ini adalah penyedia layanan valuta asing (FX) dan transfer internasional yang sudah bertahan puluhan tahun, terdaftar sebagai perusahaan publik di Australian Securities Exchange (ASX: OFX) dan memiliki lisensi di banyak yurisdiksi utama (ASIC, FCA, MAS, FinCEN, Central Bank of Ireland, dsb.). Untuk pengiriman besar (ratusan ribu USD/GBP ke atas) OFX seringkali lebih murah daripada bank ritel. Namun: layanan pelanggan sering dikritik, proses on-boarding/Verifikasi kadang lambat, dan biaya tersembunyi dari bank perantara (intermediary/SWIFT) tetap mungkin terjadi – yang bukan kesalahan OFX langsung tetapi berdampak pada pengalaman pengguna. Untuk trader Indonesia yang butuh kirim atau terima dana lintas-negara, OFX layak dipertimbangkan untuk transfer menengah-besar, namun bukan pilihan terbaik untuk kebutuhan kecil (<USD 2,000), penarikan tunai, atau solusi multi-currency retail lengkap.
Kelebihan dan Kekurangan OFX
Kelebihan
- Diatur di banyak yurisdiksi: ASIC (Australia), FCA (UK), MAS (Singapore), FinCEN (AS), Central Bank of Ireland, FINTRAC (Canada) dan lain-lain – tingkat kepatuhan tinggi.
- Perusahaan publik (ASX) – laporan keuangan dan pengawasan yang lebih kuat dibanding pemain swasta kecil.
- Tidak memungut fee transaksi (untuk banyak rute/volume) – profit mereka ada di margin (spread) FX.
- Menyediakan produk hedging: forward contracts, limit orders, stop-loss – berguna untuk transaksi bisnis besar.
- Aplikasi dan platform web berfungsi lengkap; rating aplikasi tinggi di toko aplikasi.
Kekurangan
- Layanan pelanggan: review berulang menyebut waktu tunggu lama, telepon putus, email lambat.
- Proses verifikasi/kelengkapan dokumen kadang lama, terutama untuk klien dari “zona berisiko”.
- Tidak menyediakan pengambilan tunai atau kartu konsumer penuh (fitur multi-currency retail terbatas – global account lebih untuk bisnis).
- Spread/markup bervariasi tajam menurut volume; untuk transfer kecil seringkali lebih mahal dibanding layanan seperti Wise.
- Potensi biaya bank perantara (intermediary/SWIFT) dan biaya kartu untuk funding – transparansi penuh terkadang kurang di awal.
Regulasi dan Keamanan Dana
Apa yang menenangkan: OFX memegang lisensi dan registrasi di banyak regulator besar. Contoh yang tercatat publik:
- Australia – AFSL (OzForex Limited, AFS Licence No. 226484)
- Inggris – FCA (UKForex Limited, FRN terdaftar)
- Singapura – MAS (Payment Services Act)
- Amerika Serikat – Terdaftar di FinCEN sebagai money services business; lisensi money transmitter di beberapa negara bagian
- Kanada – FINTRAC; New Zealand – FMA; Eropa – Central Bank of Ireland.
Pengelolaan dana:
- Dana pelanggan disimpan pada rekening terpisah (safeguarded/segregated accounts) sesuai persyaratan dalam beberapa yurisdiksi (mis. UK). Ini berarti jika OFX likuidasi, dana nasabah tidak langsung menjadi bagian aset perusahaan – prioritas return ke pemilik dana lebih tinggi dibanding creditor biasa.
- Tidak setara dengan garansi deposit bank (mis. FSCS £85k di UK). Safeguarding berarti nasabah kemungkinan besar dapat merebut kembali dana, tetapi prosesnya tergantung pada proses likuidasi dan yurisdiksi.
Investigasi catatan keuangan:
- OFX adalah perusahaan publik dengan pendapatan/volume besar (ratusan juta AUD revenue; puluhan miliar AUD/GBP volume tahunan dalam beberapa laporan review industri). Mereka melaporkan profit dan memegang ratusan juta dana nasabah di rekening terpisah.
Intinya: dari sisi regulasi dan keamanan struktural – OFX kuat. Risiko terbesar bukan kebangkrutan perusahaan, melainkan proses operasional (delay, kesalahan transfer, interbank fees).
Tipe Akun dan Profil Trader yang Disasar
Tipe akun / produk utama:
- Akun personal (perorangan) untuk transfer spot, forward, limit orders.
- OFX Global Currency / Global Account – lebih diarahkan ke bisnis: multi-currency accounts, virtual local receiving accounts (USD, EUR, GBP, AUD, HKD, SGD, CAD), kemampuan batch payments dan API untuk pembayaran massal.
- Produk hedging: forward contracts (lock rate), limit orders, stop loss, dan opsi bagi klien korporat.
- Tidak menyediakan kartu debit konsumer penuh untuk personal (terbatas fitur card untuk business expense/employee cards dalam jadwal biaya bisnis).
Target pengguna:
- Expat, investor properti luar negeri, pembeli properti di luar negeri, SMB/UKM yang bayar supplier luar negeri, marketplace sellers, dan siapa saja yang melakukan transfer menengah-besar dengan kebutuhan hedging.
- Bukan untuk traveller yang mau kartu debit multi-currency, bukan solusi dompet retail kecil atau cash pickup.
Biaya Trading: Spread, Komisi, dan Charge Tersembunyi
Bagaimana OFX menghasilkan uang:
- OFX mengklaim tidak memungut “transfer fee” untuk sebagian besar transfer (kebijakan berubah menurut yurisdiksi dan volume). Namun pendapatan utama adalah margin pada kurs (spread) – kurs yang Anda lihat sudah mengandung markup.
- Spread/margin yang dilaporkan dalam beberapa review pengujian (contoh GBP→EUR): pada transfer kecil (~£1,000) margin bisa ~2%; pada £25,000 turun ke ~1.2%; pada transfer besar (£100k-250k) turun ke 0.8-0.75%. Dengan kata lain, semakin besar jumlah, semakin tipis margin.
- Sumber lain: untuk klien bisnis, ada jadwal biaya (platform fees per user dalam beberapa paket, biaya SWIFT $10/transfer pada fee schedule, biaya kartu funding, dsb.). Sebagai contoh dokumen fee OFX Australia menunjukkan cross-border SWIFT fees A$10 per payment, funding by card 1.27% (domestic), 3.4% (internasional) – ini penting untuk diperhatikan bila Anda gunakan kartu untuk mendanai transfer.
Biaya tersembunyi / risiko:
- Bank pengirim atau bank perantara (correspondent banks) dapat memotong biaya pada jalur SWIFT; OFX tidak selalu bisa mengendalikan atau memprediksi biaya tersebut.
- Kurs yang ditawarkan berbeda setiap saat dan tidak selalu transparan sampai Anda mendaftar dan meminta quote – beberapa review menyebut tidak ada real-time quote tanpa registrasi.
Perbandingan singkat:
- Untuk transfer kecil (ribuan dolar/pound), layanan seperti Wise seringkali lebih murah karena menggunakan mid-market rate + fee terpisah.
- Untuk transfer besar (puluhan ribu ke atas), OFX cenderung kompetitif; beberapa analis industri menyarankan nego rate langsung dengan OFX untuk nilai besar.
Deposit dan Penarikan: Kemudahan vs Risiko
Opsi pendanaan:
- Bank transfer (domestic/international) utama; di beberapa negara ada opsi Direct Debit/BPAY (Australia) atau debit card (untuk transfer kecil).
- Funding via card tersedia tetapi dikenai biaya (lihat fee schedule).
- Tidak menyediakan cash pickup; payout hanya ke rekening bank penerima.
Waktu transfer:
- Rute besar ke mayor currency pair biasanya 1-2 hari kerja; beberapa rute SEPA 1 hari. SWIFT routes bisa 1-3 hari tergantung bank tujuan dan pemeriksaan compliance.
- Onboarding/verification dapat menambah delay – beberapa pengguna melaporkan verifikasi memakan beberapa hari hingga berminggu-minggu bila dokumen kurang lengkap atau negara asal masuk kategori higher risk.
Risiko transfer:
- Potensi “missing funds” seringkali akibat bank perantara yang meminta dokumentasi atau menahan transfer untuk pemeriksaan AML. OFX pada umumnya membantu, tetapi proses dapat menunda dan menimbulkan stress/biaya tambahan.
- Untuk pengirim dari Indonesia: cek apakah OFX menawarkan quote langsung untuk pasangan IDR / rupiah – tidak semua penyedia FX menyediakan instrumen lokal IDR tanpa perantara; kadang IDR harus melalui USD atau EUR sehingga potensi biaya perantara lebih besar.
Praktik aman yang harus dilakukan:
- Minta breakdown quote: rate mid-market, margin OFX, prediksi biaya bank perantara.
- Lakukan transfer percobaan kecil dulu untuk memahami jalur dan delay.
- Siapkan dokumen KYC lengkap (ID, bukti alamat, sumber dana) agar verifikasi cepat.
- Konsultasikan untuk transfer besar agar dapat pricing/negotiation.
Platform Trading dan Pengalaman Pengguna
Platform & mobile app:
- OFX menawarkan platform web dan aplikasi mobile (iOS & Android) yang digunakan untuk membuat transfer, lock rate, memonitor transfer, dan mengelola beneficiaries.
- Aplikasi mendapat ulasan positif (rating store gabungan tinggi di beberapa review) dan dianggap user-friendly untuk booking transfer dan memantau status.
Fitur:
- Spot contracts, forward contracts, limit orders, stop loss fitur untuk menjaga eksposur FX.
- Fitur-fitur bisnis: batch payments, virtual receiving accounts (bagi klien bisnis), tools analisa pasar (market news/alerts).
Masalah UX/ops:
- Telepon/customer support: laporan menunjukkan waktu tunggu lama, panggilan drop, respon email lambat – jika Anda membutuhkan layanan manusia segera, ini faktor negatif.
- Live chat tidak selalu tersedia (beberapa review menyatakan OFX tidak menawarkan live chat). Jika Anda ingin dukungan cepat pada transfer yang rumit, perlu kesiapan untuk menunggu.
Untuk Siapa OFX Cocok (dan Tidak Cocok)?
Cocok untuk:
- Individu atau bisnis yang melakukan transfer menengah → besar (umumnya >USD 5,000) secara teratur.
- Orang yang butuh fitur hedging (forward contracts, limit orders) untuk melindungi transaksi besar.
- Perusahaan yang butuh virtual accounts di beberapa mata uang dan batch payments.
- Pengguna yang menilai keamanan & regulasi (lisensi banyak negara) lebih penting daripada layanan telepon 24/7 instant.
Tidak cocok untuk:
- Pengguna yang mau transfer kecil sekali-kali (lebih murah pakai Wise/Remitly/Payoneer).
- Orang yang butuh penarikan tunai atau kartu debit multi-currency untuk penggunaan sehari-hari.
- Pengirim dari negara dengan koridor perbankan lemah yang mungkin memerlukan complex correspondent routing tanpa support lokal yang kuat.
- Mereka yang membutuhkan layanan pelanggan via live chat cepat atau manajemen account personal intensif.
Pertimbangan untuk trader Indonesia:
- Pastikan terlebih dahulu OFX mendukung rute yang Anda perlukan (IDR ↔ target currency). Jika tidak, Anda mungkin melewati USD/EUR dan meningkatkan biaya perantara.
- Perhatikan persyaratan dokumentasi KYC dari OFX karena proses verifikasi bisa lebih ketat dibanding layanan consumer.
Putusan Akhir: Apakah OFX Layak Dipercaya?
Kesimpulan investigatif singkat:
- Dari perspektif keamanan dan legitimasi: OFX layak dipercaya. Struktur regulation, status publik, dan rekam jejak volume transaksi besar mendukung klaim ini.
- Dari perspektif biaya: untuk transfer menengah-besar OFX kompetitif; untuk transfer kecil, bukan yang paling murah.
- Dari perspektif operasional: ada masalah layanan pelanggan dan onboarding yang perlu diperhitungkan – ini bukan tanda scam, melainkan risiko operasional nyata yang berpotensi mengganggu alur transfer penting.
Rekomendasi praktis untuk trader Indonesia:
- Jika Anda akan mengirim/terima >USD 10k secara berkala: hubungi OFX, minta pricing nego, lakukan uji coba dan gunakan forward/limit jika perlu.
- Jika transfer Anda kecil (<USD 2k) atau Anda butuh multi-currency retail account + kartu: bandingkan dengan Wise/Revolut/Airwallex – sering kali lebih murah dan lebih cepat.
- Selalu minta kuotasi lengkap (rate breakdown) dan konfirmasi kemungkinan biaya bank perantara.
- Siapkan dokumen KYC lengkap sejak awal untuk meminimalkan delay.
- Jika layanan manusia penting, pilih penyedia dengan service desk lokal/manager account (beberapa broker FX niche menawarkan ini; OFX menawarkan dukungan dedicated untuk bisnis tapi kualitas bervariasi).
Secara ringkas: OFX bukan scam – tetapi bukan solusi “sempurna” untuk semua kebutuhan. Ia adalah penyedia FX besar dan stabil yang paling cocok untuk transfer serius dan kebutuhan bisnis. Untuk kebutuhan kecil, cepat, atau consumer banking sehari-hari, ada alternatif yang lebih praktis.
Referensi
Daftar di atas disusun dari bahan publik: ulasan TopMoneyCompare / FXcompared, artikel perbandingan industri (Airwallex vs OFX), dokumen fee schedule OFX Australia, halaman lisensi dan pernyataan regulasi OFX, halaman produk dan panduan penggunaan OFX, serta kumpulan review pelanggan (Trustpilot, App Store/Play Store). URL akan dicantumkan otomatis pada daftar referensi yang disediakan di platform.
Referensi
Sumber online yang dirujuk dalam ulasan ini:
- https://www.topmoneycompare.co.uk/reviews/ofx
- https://www.airwallex.com/ca/blog/2025-airwallex-explore-vs-ofx-usd-aud-transfer-fees-comparison
- https://www.kantox.com/blog/hidden-fx-charges-you-need-to-know-about
- https://www.cfr.gov.au/publications/consultations/2018/review-of-retail-payments-regulation-stored-value-facilities/submissions/ofx.pdf
- https://ecnexecution.com/trading/islamic-forex-account/
- https://www.host-stage.net/case-study/mt4-vs-mt5-vs-ctrader/
- https://fusionmarkets.com/posts/ctrader-metatrader-differences-similarities
- https://www.youtube.com/watch?v=_PonEgUiSGo
- https://ecnexecution.com/trading/islamic-forex-trading-with-an-ecn-broker/
- https://tipalti.com/resources/learn/ofx-vs-transferwise/
- https://digitalnomads.world/tips/ofx-global-currency-review/
- https://www.ofx.com/en-us/legal/license/
- https://tradefxp.com/forex-accounts-types
- https://www.fxcompared.com/money-transfer-reviews/ukforex
- https://topfx.com/bvi/en/platforms
- https://www.ofx.com/wp-content/uploads/2025/09/Fee-Schedule-GCA-Online-Seller.pdf
- https://treasury.gov.au/sites/default/files/2023-12/c2023-403207-ofx.pdf