Apakah Viverno Aman atau Scam? Laporan Keamanan Menyeluruh

Ringkasan Cepat: Seberapa Aman Viverno?

Viverno – alias Viverno Markets Ltd (yang tercatat pernah memakai nama-nama sebelumnya seperti BDSwiss Holding Ltd / Keplero Holdings Ltd menurut materi perusahaan) – sampai Mei 2025 tidak lagi berstatus sebagai entitas berlisensi yang aktif di bawah regulator utama yang ia cantumkan. CySEC (Cyprus Securities and Exchange Commission) resmi mencabut otorisasi CIF Viverno Markets Ltd efektif 9 Mei 2025 setelah regulator menemukan perusahaan tidak menjalankan aktivitas investasi selama periode tertentu dan tidak memenuhi persyaratan tata kelola (khususnya: tidak memiliki minimal dua orang yang efektif mengarahkan bisnis).

Dari sisi operasional, situs Viverno masih memuat FAQ rinci tentang deposit/withdrawal, persyaratan KYC, kebijakan refund kartu, proteksi saldo negatif, dan mekanika trading – namun adanya pencabutan lisensi mengubah status keamanan fundamental: Viverno tidak lagi dapat beroperasi sebagai penyedia layanan investasi yang diawasi CySEC. Karena itu rekomendasi singkat kami: untuk calon klien – jangan buka akun atau deposit; untuk klien eksisting – segera ambil tindakan penarikan dana dan dokumentasikan semua komunikasi. Status sekarang membuat risiko kehilangan dana menjadi signifikan sampai proses penyelesaian pasca-pencabutan dipastikan.

Landscape Regulasi: Top-Tier, Mid-Tier, atau Offshore?

  • Regulator yang muncul dalam data: Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC). CySEC adalah regulator tingkat tinggi/“EU mid-to-top-tier” untuk pasar ritel CFD/FX di Eropa – lisensi CySEC merupakan sinyal legitimasi bila aktif.
  • Status saat ini: Lisensi CIF Viverno Markets Ltd dicabut oleh CySEC (efektif 9 Mei 2025). Alasan yang disebut oleh CySEC: perusahaan tidak memberikan layanan investasi selama enam bulan yang mendahului penangguhan dan tidak memenuhi persyaratan organisasi internal (kewajiban memiliki setidaknya dua orang yang efektif mengarahkan bisnis).
  • Dampak regulasi: Pencabutan berarti Viverno tidak lagi berhak menawarkan jasa investasi di EEA; kewajiban pasca-pencabutan (sebagaimana diatur oleh CySEC) termasuk: mengumumkan pencabutan di situs, menginformasikan klien, mengembalikan dana/instrumen milik klien, menanggapi pengaduan, dan tidak lagi menyediakan layanan investasi. Namun pencabutan seringkali memunculkan periode transisi di mana akses platform, prosedur withdrawal, dan pengembalian dana dapat terhambat.

Penilaian level regulasi saat ini: semula berada di level regulator EU (positif), sekarang statusnya adalah "tidak berlisensi / non-regulated" sehingga risikonya tinggi. Tidak terlihat bukti di data bahwa Viverno memiliki lisensi pengganti di yurisdiksi lain.

Perlindungan Dana dan Mekanisme Keamanan Operasional

Viverno mempublikasikan sejumlah kebijakan operasional terkait funding/withdrawal yang tampak lengkap secara formal. Namun ada beberapa catatan penting dari sisi perlindungan dana:

Apa yang Viverno klaim:

  • Negative Balance Protection (NBP): klaim tertulis bahwa perusahaan menerapkan proteksi saldo negatif sehingga klien tidak akan kehilangan lebih dari modal yang diinvestasikan.
  • Prosedur withdrawal: pengembalian dana ke metode deposit awal (card refund/OCT), syarat pengembalian deposit sebelum menarik profit ke metode lain, persyaratan dokumen (card copy, bukti kepemilikan rekening/bank statement) dan estimasi waktu pemrosesan (biasanya 1 hari kerja untuk proses internal; 2-7 hari kerja untuk card refunds; 3-5 hari untuk bank wires).
  • Kebijakan KYC/AML: mekanisme verifikasi identitas, proof of address, appropriateness test, economic profile; klien bisa deposit dan trade tanpa verifikasi selama 15 hari maksimal (setelah itu akun ditutup dan dana dikembalikan jika verifikasi tidak lengkap).

Kekurangan/ketidakjelasan penting terkait keamanan dana:

  • Tidak ada pernyataan eksplisit pada FAQ yang kami telusuri bahwa Viverno menempatkan dana klien di rekening segregated (rekening terpisah yang dikhususkan untuk dana klien dan biasanya diaudit terpisah). Banyak broker yang terang-terangan menuliskan bank rujukan dan mekanisme segregasi; pada materi Viverno tidak ditemukan pernyataan jelas tentang segregated client accounts atau detail bank kustodian. Ketiadaan ini merupakan gap material dalam perlindungan dana.
  • Tidak ada publikasi bukti asuransi pihak ketiga untuk dana klien (mis. polis asuransi untuk kehilangan operasional). Ketika lisensi dicabut, klaim-klaim proteksi ini menjadi kurang relevan kecuali ada bukti kontraktual yang mengikat.
  • Ketentuan prosedur pengembalian: kebijakan “refund ke metode asal terlebih dahulu” dan kewajiban mengembalikan deposit kartu/Skrill sebelum transfer bank untuk profit adalah praktik umum – namun juga sering kali dimanfaatkan untuk menunda atau mempersulit penarikan jika perusahaan bermasalah.
  • Mekanisme pasca-pencabutan: CySEC mewajibkan perusahaan mengembalikan semua dana/instrumen klien dan menginformasikan prosedur. Namun pencabutan menempatkan klien dalam periode ketidakpastian: ketersediaan staf, akses back office, dan likuiditas perusahaan menjadi kunci apakah pengembalian berjalan lancar.

Kesimpulan perlindungan dana: meski ada kebijakan formal (NBP, KYC/AML, prosedur withdrawal detail), ketiadaan komunikasi eksplisit tentang segregated accounts dan fakta pencabutan lisensi secara signifikan menurunkan tingkat perlindungan praktis. Pada kondisi saat ini dana klien berisiko sampai proses pengembalian difasilitasi secara transparan.

Reputasi Publik dan Ulasan Pengguna

Ringkasan pola publik:

  • Rating publik yang tersedia kecil dan buruk: disebutkan TrustScore 2.5/5 dengan 4 ulasan – sampel kecil, tetapi menunjukkan ketidakpuasan.
  • Media industri (WikiFX, FX News Group, FX News Group/FNG) melaporkan pencabutan lisensi oleh CySEC dan menyarankan klien untuk menarik dana serta mengajukan pengaduan.
  • Ada indikasi “employee reviews” anonim dan keluhan di pasar – pola yang sering muncul ketika masalah operasional atau perubahan struktur perusahaan terjadi.
  • Tidak ada bukti kuat dari sumber yang kami punya mengenai tuntutan hukum besar terhadap broker di yurisdiksi lain, tetapi pencabutan lisensi sendiri sudah merupakan indikator reputasi yang sangat menurun.

Pola keluhan umum (berdasarkan FAQ dan laporan):

  • Penundaan withdrawal / kebutuhan dokumen tambahan
  • Syarat pengembalian deposit ke metode awal yang membingungkan klien
  • Ketidakjelasan komunikasi saat masalah regulator muncul
  • Fee rendah untuk withdrawal kecil dan kebijakan biaya inaktivitas

Secara keseluruhan: reputasi publik Viverno saat ini menyisakan kepercayaan yang rendah; liputan regulator memperkuat concern.

Struktur Perusahaan dan Riwayat Operasi

  • Nama entitas: Viverno Markets Ltd (disebut “trading name: Viverno”). Dalam materi perusahaan disebut juga “ex BDSwiss Holding Ltd” dan referensi ke nama-nama sebelumnya muncul; perubahan nama / rebranding berulang perlu dianalisis lebih jauh karena beberapa nama (mis. BDSwiss) terkait grup yang lebih besar – namun klaim afiliasi/penamaan harus diverifikasi terhadap register perusahaan resmi.
  • Alamat yang tercantum: Apostolou Andrea Street 11, Hyper Tower, 5th Floor, 4007 Mesa Yeitonia, Limassol, Cyprus (menurut footer situs).
  • Umur operasi: tidak dijabarkan rinci di data, tetapi ada indikasi perusahaan beroperasi sebelum 2024 dan berubah bentuk/nama beberapa kali.
  • Governance issue: CySEC menegaskan alasan administrasi/pematuhan utama yang memicu pencabutan adalah ketiadaan minimal dua orang yang efektif mengarahkan bisnis – ini adalah kegagalan tata kelola yang material.
  • Catatan litigasi/regulator: pencabutan lisensi CySEC (24.10.2024 penangguhan kemudian pencabutan 9.5.2025) adalah bukti tindakan regulator. CySEC juga mengeluarkan serangkaian kewajiban pasca-pencabutan (publikasi informasi, mengembalikan dana, mempertahankan kantor untuk pemrosesan klaim).

Implikasi struktur: rebranding/pengelolaan entitas di yurisdiksi yang sama namun kegagalan governance menunjukkan risiko organisasi (likuiditas, kepatuhan, kontinuitas layanan).

Red Flags yang Perlu Diwaspadai

Berikut daftar red flags yang kami identifikasi dari data dan konteks regulator:

Red flags berat

  1. Pencabutan lisensi CySEC (efektif 9 Mei 2025). Ini adalah tanda paling krusial – perusahaan tidak lagi berstatus regulator aktif di EEA.
  2. Alasan pencabutan: kegagalan memiliki “setidaknya dua orang yang efektif mengarahkan bisnis” → indikasi kelemahan tata kelola dan risiko operasional tinggi.
  3. Tidak ada pernyataan eksplisit tentang segregated client accounts di materi publik – ketiadaan bukti segregasi meningkatkan risiko commingling dana.
  4. Kebijakan refund yang rumit (harus refund kartu/skrill dulu, dokumen tambahan) yang dapat digunakan untuk menunda penarikan jika perusahaan menghadapi masalah likuiditas.
  5. Periode onboarding tanpa verifikasi penuh selama 15 hari – membuka celah untuk praktik yang memungkinkan dana diputar sebelum AML/KYC final terverifikasi.

Red flags menengah

  1. Rating publik buruk/sample kecil serta laporan anonimitas pegawai.
  2. Penggunaan beberapa nama entitas/branding di waktu berbeda – memerlukan klarifikasi hubungan korporasi.
  3. Biaya dan ketentuan withdrawal kecil yang bisa mengganggu akses cepat ke dana (contoh: minimum withdrawal after fees rule).

Faktor-faktor positif (mitigasi)

  1. Viverno pernah berlisensi CySEC – menunjukkan sebelumnya ada struktur kepatuhan yang dipersyaratkan.
  2. Kebijakan tertulis yang cukup rinci terkait KYC, withdrawal, dan NBP; dokumen-dokumen ini memudahkan klien mendokumentasikan hak dan prosedur.
  3. Komunikasi publik (FAQ/site) masih menyediakan saluran contact/backoffice yang jelas – berguna bagi klien untuk menuntut hak.

Verdict Akhir: Untuk Siapa Viverno Cocok (dan Tidak Cocok)?

Ringkasan keputusan yang seimbang:

  • Untuk calon klien: Viverno saat ini tidak cocok dan berisiko tinggi. Pencabutan lisensi regulator inti (CySEC) mengubah status legal dan proteksi yang sebelumnya melekat. Jangan membuka akun baru, jangan deposit.
  • Untuk klien eksisting: situasinya kritis tetapi bukan otomatis berarti dana pasti hilang – beberapa perusahaan yang lisensinya dicabut tetap menjalankan prosedur pengembalian dana di bawah pengawasan regulator. Namun tindakan proaktif penting:
    • Segera ajukan withdrawal penuh melalui dashboard.
    • Dokumentasikan setiap permintaan, konfirmasi email, nomor tiket, bukti deposit.
    • Jika deposit via kartu: minta ARN/refund reference dan hubungi bank penerbit untuk memulai chargeback bila perlu.
    • Simpan salinan semua dokumen KYC, bukti transfer, screenshot saldo dan komunikasi.
    • Ajukan pengaduan resmi ke CySEC (sertakan bukti) dan pertimbangkan pengaduan ke regulator lokal di negara tempat tinggal Anda.
    • Jika waktu penanganan berlarut atau komunikasi macet, konsultasikan opsi hukum/collective action.

Tingkat risiko akhir: Sangat mengkhawatirkan – berisiko tinggi. Pencabutan lisensi adalah indikator yang tak terbantahkan bahwa layanan investasi yang aman tidak lagi terjamin. Meski ada klaim proteksi seperti NBP dan proses withdrawal yang rinci, dalam praktik keamanan dana bergantung pada kemampuan perusahaan untuk mematuhi kewajiban pasca-pencabutan dan tersedianya likuiditas untuk refund.

Praktik rekomendasi singkat (untuk klien)

  1. Tarik dana sekarang. Utamakan card refunds (OCT) jika tersedia karena aturan Viverno memprioritaskan metode tersebut.
  2. Mintalah bukti pembayaran / ARN / Swift copy dari Viverno untuk semua withdrawal.
  3. Jika tidak ada tanggapan, hubungi bank/issuer kartu segera untuk memulai dispute/chargeback dengan bukti transaksi dan komunikasi.
  4. Ajukan pengaduan ke CySEC (berikan nomor akun, bukti setoran/penarikan, komunikasi).
  5. Dokumentasikan semua biaya/penundaan dan pertahankan bukti untuk tuntutan hukum atau klaim regulator.

Referensi

Daftar sumber yang digunakan untuk laporan ini berasal dari materi publik perusahaan (Viverno FAQ & situs resmi), pengumuman regulator (CySEC – pemberitahuan pencabutan), serta liputan industri/media (WikiFX, FX News Group) dan ringkasan ulasan publik. URL asli dan dokumen referensi akan ditambahkan otomatis di bagian daftar sumber.

Referensi

Sumber online yang dirujuk dalam laporan ini:

Previous Article

Apakah Global Prime Aman atau Scam? Laporan Keamanan Menyeluruh

Next Article

Apakah Standard Aman atau Scam? Ulasan Lengkap untuk Trader Indonesia

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *